Sunday, April 27, 2008

mozzaic ~ piece 1

. Sunday, April 27, 2008

Dengan sedikit berlari, Bowie, seorang bocah semester 2 akhir, menaiki tangga sebuah gedung menuju lantai 2. Dua anak tangga setiap langkah, berderap menghantam lantai. Lantai tangga itu putih tetapi berserakan akan debu tanah terutama di bagian siku antar anak tangga, "jarang dibersihkan.." batinnya. Tangan kirinya menggenggam gulungan kertas, tak nampak jelas gambar atau tulisan apa yang ada didalamnya, hanya sedikit corak yang menandakan bahwa jenisnya adalah milimeterblock, tampak dari lipatan keluar yang mungkin tidak sengaja terbentuk karena tergesa-gesa menggulungnya atau gara-gara tertiup angin.
Sesampai diatas, sudah berdiri bocah lain, rambutnya ikal-tanggung, menggunakan sweater putih lengan panjang, Dayn namanya. Keduanya berjalan berlawanan arah lalu berpapasan. "Bagaimana?" tanya Bowie dengan ekspresi kedua ujung alisnya saling berdekatan, sangat khas!. Sambil tersenyum gigi dia hanya berkata "sekarang giliranmu bukan?cepatlah masuk..". Bowie ingin komplain, sungguh jawaban yang tidak memuaskan! tapi pikiran itu tampaknya sudak tertimpa hal lain. "Aku duluan, ada perlu.." Dayn berkata sambil meninggalkannya.
Di sudut-sudut ruangan tampak bertumpukan tak terawat kerangka-kerangka kotak beroda, dari aluminium. Lemari tua yang masih kokoh berdiri ikut menghabiskan space ruangan sehingga malah menjadi tampak sempit, dua daun pintunya terbuka bergelantungan masing-masing hanya pada satu engsel. Papan tulis whiteboard ekstra besar menghiasi dinding disamping pintu seberang, tampak sudah tidak pernah digunakan lagi, beberapa tulisan juga sepertinya susah dihapus karena ditulis dengan spidol jenis marker. Bowie berdiri diruangan tersebut, satu meter dari pintu masuk, melihat tegang ke sebuah pintu tertutup, masih dalam ruangan yang sama. Sepertinya ada sebuah ruangan di balik pintu itu. Tangan kanannya mencubit baju di bagian dada, menggerak-gerakkan kedepan dan kebelakang beberapa kali, berharap sedikit meringankan gerahnya. Beberapa detik kemudian dia kembali melangkah, menuju pintu yang tertutup di seberang ruangan itu dan berniat untuk mengetuknya. #(akhir dari piece 1)

0 comment:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 
Roninheart is proudly powered by Blogger.com || Template: Original by o-om.com | Modified by EriWib
dreamhost promos